Prinsip dasar
Gunakan satu gaya referensi secara konsisten. Dalam gaya author–date, entri umumnya dimulai dari nama penulis, diikuti tahun, judul, dan informasi sumber. Urutan dan tanda baca dapat berbeda menurut gaya, sehingga pedoman resmi tetap menjadi acuan.
Contoh pola buku
Nama Belakang, Inisial. (Tahun). Judul buku. Penerbit.Contoh:
Munir. (2017). Pembelajaran digital. Alfabeta.
Contoh pola artikel jurnal
Nama Belakang, Inisial. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, volume(nomor), halaman. DOIJika artikel memiliki DOI, gunakan DOI yang benar dan dapat ditelusuri. Jangan menambahkan DOI yang tidak tercantum pada sumber.
Contoh pola halaman web
Penulis/Organisasi. (Tahun). Judul halaman. Nama Situs. URLJika tanggal publikasi tersedia, gunakan tanggal sesuai ketentuan gaya. Untuk halaman yang sering berubah, beberapa gaya dapat meminta tanggal akses.
Pemeriksaan sebelum dikumpulkan
- Nama penulis dan tahun cocok dengan kutipan dalam teks.
- Judul dan nama jurnal/buku tidak salah ketik.
- DOI atau URL benar dan tidak berasal dari halaman perantara yang tidak perlu.
- Tidak ada sumber di daftar pustaka yang sama sekali tidak digunakan dalam naskah.
- Format kapitalisasi, huruf miring, tanda baca, dan indentasi konsisten.
Saran: simpan data bibliografi sejak awal membaca. Menunda pencatatan sumber sampai makalah selesai sering menyebabkan referensi hilang atau tidak sinkron dengan kutipan.